Hai,
Kamu yang aku pikir akan mengisi hati.
Ah, malu. Aku sudah sesumbar ke yang Empunya kalau aku jadi perhatianmu. Aku, yang pipinya sudah memerah kala mereka menjadikan kita semoga. Aku, yang paling merasa dibutuhkanmu. Aku, yang paling merasa bisa menjerat. Aku, yang dengan angkuhnya merasa tak perlu akan kamu. Aku, yang ternyata jadi perasa sendirian.
Hai,
Kamu yang tahu masa lalu-ku.
Ah, mari berpikir positif.
Kamu, bukan tidak merasakan. Hanya saja, kamu tidak mau jadi seperti dia yang akhirnya meninggalkan, kan? Mari anggap saja demikian. Aku hanya berusaha menahan sakitnya lagi.
Hai,
Jika kamu membaca ini. Dalam diam. Dalam pikiranmu yang mungkin bergumam dalam hati, “Ah kasihan, ya.”.
Aku sayang kamu. Lebih dari keangkuhanku selama ini.
Hai,
Kamu, yang selama ini ada di sampingku. Jadi temanku.
Aku diam-diam menggantung bintang di antara aku dan kamu. Berharap suatu saat bintangnya jatuh.
Hai,
Kamu, yang sering ku dapati sedang menatapku sambil tersenyum.
Aku suka.
Jangan berhenti.
Aku mau.
Hai,
Kamu, yang diam-diam peduli.
Yang dalam bisik kamu doakan aku.
Yang kala itu, bibirmu mengucap, “Semangat, ya! Jangan sakit!”
Aku diam.
Hai,
Kamu, yang hari itu menghabiskan sepertigamalamnya dengan aku.
Ah, itu pertama kali untukku. Aku tidak tahu bagaimana denganmu.
Hai,
Aku tidak tahu, kiranya aku yang terlalu sesumbar kepada bumi, kamu yang terlalu sering melakoni, atau aku yang ternyata dari awal merasakan sendiri.
Nyatanya, kian hari aku merasakan rasa tak pantas diri.
Nyatanya, kian hari aku merasakan satu langkah mundur dan menjauh yang semakin tak dapat ku jangkaui.
Mungkin, kamu memang bukan peran yang Tuhan ciptakan untuk ceritaku.
Atau, aku yang bukan jadi peran dalam ceritamu?
Pergilah,
Aku belum sempat menutup pintu.
Tidak perlu lagi melangkah. Berlarilah. Jangan buang-buang waktumu.
Tapi,
Ketahuilah,
Bintang yang katanya tergantung telah terkupur.
Bukan jatuh, tapi ternyata tidak tergantung.
Terimakasih,
Kiranya aku dapat guru hidupku yang lain.
Bikin lagi dong kak:)
ReplyDeleteHalo, seluruh tulisanku aku tulis berdasarkan ceritaku sendiri. Aku belum menulis sesuatu yang baru, tapi diusahakan untuk update secepatnya. Siapapun kamu, terima kasih. U made my day.
Deleteand this is my favourite.
ReplyDeleteTerima kasih, kamu. Semoga akan ada favorit-favoritmu dari tulisanku yang lain, ya. Love.
Delete